Meski harus menempuh ribuan kilometer menyeberangi lautan, mendaki gunung hingga tertatih ke pelosok-pelosok desa terpencil, tim SaTe (Salur-Tebar) Qurban Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) tak kenal lelah mengantarkan kebahagiaan qurban yang Anda salurkan.
Melalui Pusat Layanan Sosial Masyarakat (PLASMA), YDSF kembali mengajak Anda berpartisipasi menyalurkan hewan qurban untuk masyarakat desa.
“Daging qurban yang kami terima ini sangatlah bermanfaat dan membantu para pengungsi. Terima kasih YDSF atas kepeduliannya,” kata Sigit Suparmo, satu di antara 12 ribu lebih warga desa korban lumpur panas Lapindo. Sambil duduk beralaskan tikar plastik, dengan wajah sumringahnya ia mengaku gembira menerima bantuan itu.
Syaiful Illah, Wakil Bupati Sidoarjo mendukung sepenuhnya kegiatan nyata YDSF. “Lembaga seperti YDSF inilah yang harus selalu kita dukung. YDSF telah membantu pemerintah dalam membangun kepedulian yang nyata terhadap penderitaan para korban lumpur,” ujarnya saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.
Bahkan kalangan dari mancanegara bersedia menggandeng YDSF dalam mendistribusikan daging qurban. “Kami yakin lembaga ini (YDSF, Red.) mampu membantu kami menyukseskan program qurban kami. Kami telah mengamati kiprahnya selama ini,” kata Eyyup Yilmaz, utusan Mahmud Esad Cosan (MEC) Foundation. Lembaga yang didirikan komunitas muslim asal Turki di Australia ini mempercayakan YDSF untuk menyalurkan 2.911 ekor domba tahun lalu.
Sejumlah kelompok masyarakat dhuafa juga telah merasakan manfaat program ini. Di antaranya adalah jamaah dai desa binaan (Pusat Dakwah) PUSDA-YDSF, nelayan, pemulung, pasien klinik PLASMA, abang becak serta anak asuh dan yatim binaan PLASMA. ”Di saat warga kami masih dirundung kesusahan akibat banjir bandang beberapa waktu lalu, daging ini sangatlah berarti. Apalagi berat per paketnya mencapai 3 kilogram. Itu lebih dari cukup,” kata Sekretaris Desa Serut, Kecamatan Panti, Jember beberapa saat setelah menerima bantuan itu.{}
(Tim Media ) |