:: YAYASAN DANA SOSIAL AL FALAH ::
 ((YDSF - HYTV))   Peta Situs Buku Tamu Home
 
profil newsroom layanan program agenda panduan
Berita
  :: Yayasan Dana Sosial Al Falah ::

Agar Masyarakat Tidak Merasa Terbiasa dengan Bencana

6 Januari 2008
     

 

Bencana yang sudah sangat sering terjadi di negeri ini dikhawatirkan membuat masyarakat menjadi semakin terbiasa yang nantinya berdampak berkurangnya sense of crisis masyarakat.

Setidaknya hal itulah yang membuat Yayasan Dana Sosial al Falah (YDSF) menggelar aksi unik untuk menggalang kepedulian masyarakat terhadap korban bencana pada Sabtu (5/1) di median jalan Panglima Sudirman.

Sebanyak tujuh peserta berbaris ke belakang dana mengangkat tangan kedua tangan kedua tangan seolah membentuk formasi seberti Dasamuka, tokoh pewayangan yang mempunyai banyak tangan dalam cerita Ramayana. Di tangan kiri mereka membawa pesan yang bertuliskan penyebab bencana seperti pembakaran, pencemaran, penebangan, pembalakan, keserakahan, individual, dan acuh tak acuh. Sedangkan di tangan kanan peserta membawa pesan yang membawa pesan solusi atau penangannya seperti penghijauan, kebersihan, penanaman, pertobatan, kepedulian, kebersamaan, dan tepo seliro.

“Kami khawatir sensitivitas masyarakat terhadap bencana berkurang karena sudah terbiasa dengan bencana,” ujar Humas YDSF, Wirawan Dwi. Jika masyarakat sudah terbiasa dengan bencana, lanjut Wirawan, kewaspadaan, tindakan antisipatif penanggulangan bencana, bahkan kepedulian masyarakat semakin berkurang. “Dengan pesan-pesan moral itu, kami berharap masyarakat bisa lebih peduli, lebih mempunyai rasa kebersamaan untuk menanggulangi dan mengantisipasi bencana. Kami akan terus menggelar kampanye kepedulian kepada masyarakat,” kata pria berkacamata minus ini.

Selain kampanye kepedulian Lembaga Amil Zakat Nasional itu juga membuka posko bencana untuk menerima bantuan dan menyalurkan bantuan masyarakat untuk para korban bencana.

Saat ini YDSF melalui direktorat penyalurannya, Pusat Layanan Sosial masyarakat (Plasma) telah menyalurkan bantuan kurang lebih sebanyak Rp. 44.269.000 ke daerah bencana antara lain Ponorogo, Madiun, Ngawi, Lamongan, Bojonegoro, dan Tuban.

“Walaupun tidak banyak, kami ingin tetap berkontribusi ke masyarakat, setidaknya untuk mengingatkan masyarakat agar lebih peduli sesama,” harap Wirawan.

 

 


 (Dwi)


:: Yayasan Dana Sosial Al Falah ::
  | kirim ke teman | versi cetak |  

Berita lainnya >>

 
:: YAYASAN DANA SOSIAL AL FALAH ::
Newsroom
  Berita
 
 
 
 
 

 

:: YAYASAN DANA SOSIAL AL FALAH ::
designed by media JIFISA