:: YAYASAN DANA SOSIAL AL FALAH ::
 ((YDSF - HYTV))   Peta Situs Buku Tamu Home
 
profil newsroom layanan program agenda panduan
Berita
  :: Yayasan Dana Sosial Al Falah ::

Walikota Surabaya: YDSF Partner Tepat untuk MEC

21 Januari 2008
     

 

Berulang kali Walikota Surabaya Bambang Dwi Hartono memberikan

apresiasinya kepada Yayasan Dana Sosial al Falah (YDSF) atas kemitraan

dalam memberdayakan masyarakat, hal itu dinyatakan saat audiensi yang

dilakukan YDSF di kediamannya di Jalan Sedap Malam Surabaya, Senin

(21/1).


Audiensi itu dilakukan terkait dengan bantuan ratusan ton daging beku

dari Mahmud Es'ad Cosan Fondation (MEC), yayasan yang dikelola oleh komunitas orang Turki

yang tinggal di Australia, melalui YDSF.


"Tahun kemarin MEC mengirimkan sebanyak dua kontainer atau 55 ton

daging beku," kata Eyyup Yilmaz, perwakilan dari MEC yang hadir dalam

audiensi itu. Tahun ini, lanjut Eyyup, MEC akan mengirimkan sebanyak

132 ton daging beku atau sebanyak lima kontainer. "Tahun lalu kami

sangat puas terhadap penyaluran yang dilakukan YDSF ke desa-dasa,

karena itu, tahun ini kami mengajak kembali YDSF sebagai partner,"

ujarnya.


Walikota Surabaya Bambang DH mengamini pernyataan Eyyup tersebut.

"Anda bertemu partner yang tepat!" sahut Bambang.

"Saya cukup mengenal mereka yang muda-muda ini, mulai dulu mulai awal

di Surabaya sampai saat ini YDSF sudah menyebar di banyak kota di

Indonesia, dan punya jaringan yang makin luas. YDSF termasuk good

organizer. setahu saya YDSF termasuk lembaga yang terbaik di

Indonesia.Kepercayaan saya terhadap YDSF sudah sangat tinggi,"

tambahnya. Sebagai perwakilan dari pemerintah kota, Bambang berharap

kerjasama YDSF akan terus berlanjut. "Kalau hanya mengandalkan kami

untuk program pengentasan kemiskinan akan tidak optimal," katanya.


Seperti yang telah disampaikan Eyyup, tahun ini MEC akan mengirimkan

daging hewan kurbannya sebanyak lima kontainer. Daging sebanyak itu

berasal dari 6608 domba Australia. Kemudian dibungkus menjadi 52.864

pcs. "Satu piecesnya sebanyak 3 kg untuk satu keluarga, jadi ada 52

ribu keluarga yang akan kita bagi daging," ujar panitia penyaluran

YDSF, Guritno.


Guritno mengatakan bahwa bantuan itu akan tiba di Pelabuhan Tanjung

Perak pada 26 Januari mendatang. "Setelah tiba, kita butuh waktu untuk mengurus dokumen. Selanjutnya,

dibawa ke PT. KML (Kelola Mina Laut, red) Gresik untuk parkir

kontainer dan distribusi dengan truk berpendingin.

Jadi perkiraan sekitar tanggal 30 Januari ini, daging beku itu akan

segera disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.


Menurut Guritno, ratusan daging beku itu akan di bagiakan ke

daerah-daerah terpencil dan bencana di Pulau Jawa. "Kami akan berusaha

semaksimal mungkin untuk amanah dan profesional dalam penyaluran

bantuan ini," harap Guritno.


Selain Guritno, audiensi itu juga dilakukan oleh Ahmad Mastur, ketua

panitia kegiatan ini, Jauhari Sani, Direktur Pusat Layanan Sosial

Masyarakat (Plasma-YDSF)Ikhwan, Marketing YDSF, Pitono Nugroho,

Asisten Direktur Pemberdayaan Plasma-YDSF dan Humas YDSF, Wirawan Dwi,

sedangkan dari MEC Eyyup Yilmaz dan Meetin Koch. Dalam kegiatan itu

nampak juga Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Abdul Munif, Humas

Pemkot Hari Tjahjono. (wira)


 (wira)


:: Yayasan Dana Sosial Al Falah ::
  | kirim ke teman | versi cetak |  

Berita lainnya >>

 
:: YAYASAN DANA SOSIAL AL FALAH ::
Newsroom
  Berita
 
 
 
 
 

 

:: YAYASAN DANA SOSIAL AL FALAH ::
designed by media JIFISA