Berulang kali Walikota Surabaya Bambang Dwi Hartono memberikan
apresiasinya kepada Yayasan Dana Sosial al Falah (YDSF) atas kemitraan
dalam memberdayakan masyarakat, hal itu dinyatakan saat audiensi yang
dilakukan YDSF di kediamannya di Jalan Sedap Malam Surabaya, Senin
(21/1).
Audiensi itu dilakukan terkait dengan bantuan ratusan ton daging beku
dari Mahmud Es'ad Cosan Fondation (MEC), yayasan yang dikelola oleh komunitas orang Turki
yang tinggal di Australia, melalui YDSF.
"Tahun kemarin MEC mengirimkan sebanyak dua kontainer atau 55 ton
daging beku," kata Eyyup Yilmaz, perwakilan dari MEC yang hadir dalam
audiensi itu. Tahun ini, lanjut Eyyup, MEC akan mengirimkan sebanyak
132 ton daging beku atau sebanyak lima kontainer. "Tahun lalu kami
sangat puas terhadap penyaluran yang dilakukan YDSF ke desa-dasa,
karena itu, tahun ini kami mengajak kembali YDSF sebagai partner,"
ujarnya.
Walikota Surabaya Bambang DH mengamini pernyataan Eyyup tersebut.
"Anda bertemu partner yang tepat!" sahut Bambang.
"Saya cukup mengenal mereka yang muda-muda ini, mulai dulu mulai awal
di Surabaya sampai saat ini YDSF sudah menyebar di banyak kota di
Indonesia, dan punya jaringan yang makin luas. YDSF termasuk good
organizer. setahu saya YDSF termasuk lembaga yang terbaik di
Indonesia.Kepercayaan saya terhadap YDSF sudah sangat tinggi,"
tambahnya. Sebagai perwakilan dari pemerintah kota, Bambang berharap
kerjasama YDSF akan terus berlanjut. "Kalau hanya mengandalkan kami
untuk program pengentasan kemiskinan akan tidak optimal," katanya.
Seperti yang telah disampaikan Eyyup, tahun ini MEC akan mengirimkan
daging hewan kurbannya sebanyak lima kontainer. Daging sebanyak itu
berasal dari 6608 domba Australia. Kemudian dibungkus menjadi 52.864
pcs. "Satu piecesnya sebanyak 3 kg untuk satu keluarga, jadi ada 52
ribu keluarga yang akan kita bagi daging," ujar panitia penyaluran
YDSF, Guritno.
Guritno mengatakan bahwa bantuan itu akan tiba di Pelabuhan Tanjung
Perak pada 26 Januari mendatang. "Setelah tiba, kita butuh waktu untuk mengurus dokumen. Selanjutnya,
dibawa ke PT. KML (Kelola Mina Laut, red) Gresik untuk parkir
kontainer dan distribusi dengan truk berpendingin.
Jadi perkiraan sekitar tanggal 30 Januari ini, daging beku itu akan
segera disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.
Menurut Guritno, ratusan daging beku itu akan di bagiakan ke
daerah-daerah terpencil dan bencana di Pulau Jawa. "Kami akan berusaha
semaksimal mungkin untuk amanah dan profesional dalam penyaluran
bantuan ini," harap Guritno.
Selain Guritno, audiensi itu juga dilakukan oleh Ahmad Mastur, ketua
panitia kegiatan ini, Jauhari Sani, Direktur Pusat Layanan Sosial
Masyarakat (Plasma-YDSF)Ikhwan, Marketing YDSF, Pitono Nugroho,
Asisten Direktur Pemberdayaan Plasma-YDSF dan Humas YDSF, Wirawan Dwi,
sedangkan dari MEC Eyyup Yilmaz dan Meetin Koch. Dalam kegiatan itu
nampak juga Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Abdul Munif, Humas
Pemkot Hari Tjahjono. (wira)
(wira) |