Banyaknya masjid dan mushala yang mempunyai Al-Quran dengan kondisi yang memprihatinkan, langsung dimanfaatkan Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) dengan program tebar Al-Quran.
Bertepatan dengan momen Nuzulul Quran malam ini, sekitar 1.000 mushaf Al-Quran akan disalurkan ke múshala/masjid desa terpencil di seluruh wilayah penyaluran YDSF, yang meliputi Jawa Timur dan sekitarnya. Selain itu, mushaf-mushaf Al-Quran dan terjemahnya itu akan disumbangkan ke sekolah, pondok pesantren, panti asuhan, dan desa binaan YDSF.
Maston Eko Romdhoni, Asisten Direktur Pemberdayaan Pusat Dakwah-YDSF saat jumpa pers di Jalan Kertajaya 8C/17, Jumat (28/9) mengatakan, Al-Quran itu merupakan sumbangan dari donatur YDSF yang tersebar di Surabaya dan beberapa cabang Jakarta, Bandung, Malang, dan Jember.
Rencananya, mushaf Al-Quran itu akan disalurkan langsung ke desa-desa terpencil itu sehingga bisa langsung dimanfaatkan. “Bulan puasa merupakan momentum yang luar biasa untuk berbagi dengan sesama. Salah satunya dengan mushaf-mushaf Al-Quran ini. Apalagi Ramadhan bulan diturunkannya Al-Quran,” kata Maston.
Maston menguraikan, banyaknya múshala dan masjid yang punya Al-Quran dengan kondisi lusuh dan sobek merupakan salah satu latar belakang kenapa YDSF membuat program tersebut.
Sementara itu, Humas YDSF Wirawan Dwi mengatakan, kepedulian yang ditunjukkan para donatur YDSF ini merupakan bentuk investasi yang luar biasa manfaatnya bagi umat. “Kita berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, apalagi saat ini bulan Ramadhan,” tukas Wirawan.(a6)
(Khoirul Anam) |