:: YAYASAN DANA SOSIAL AL FALAH ::
 ((YDSF - HYTV))   Peta Situs Buku Tamu Home
 
profil newsroom layanan program agenda panduan
Berita
  :: Yayasan Dana Sosial Al Falah ::

100 Pemulung & 84 Yatim Semarakkan Pondok Ramadhan

29 September 2007
     

 

Ramadhan adalah momentum yang tepat bagi masyarakat di strata manapun untuk berlomba-lomba memperbaiki diri diri. Bertempat di Asrama Haji Surabaya, Pusat Layanan Sosial Masyarakat (PLASMA), sebagai direktorat penyaluran YDSF menggelar pondok ramadhan khusus untuk 100 pemulung dan 84 anak yatim, Sabtu-Ahad (29-30/9).

Para pemulung itu didatangkan dari empat lokasi penampungan pemulung di Surabaya, yakni Makam Rangkah, Putat Jaya, Barata Jaya, dan Kalisari. “Kita ingin memanfaatkan Ramadhan ini untuk memotivasi kelompok masyarakat binaan kami,” kata koordinator program pemulung PLASMA-YDSF Aries Munandar. Menurutnya, sering kali mereka tidak punya kesempatan untuk merasakan Ramadhan dengan belajar agama lebih intens seperti yang dilakukan masyarakat pada umumnya di bulan puasa. “Kita ingin menciptakan momentum itu, mereka juga berhak merasakan nikmatnya Ramadhan seperti yang lainnya,” jelas Aries.

Dalam kegiatan ini, panitia membuat permainan dan simulasi yang membuat para peserta bisa memahami dengan mudah materi-materi keagamaan. ”Mayoritas pemulung berpendidikan rendah, jadi panitia mencari gaya lain dalam menyampaikan materi,” imbuh Aries.

Dalam sebuah sesi, redaksi sempat bertanya kepada Edy, pemulung dari Putat Jaya. “Kami juga ingin berubah. Masa begini terus. Di sini dapat nasihat dari yang muda-muda. Banyak permainannya, Mas,” ucap Edy sambil tersenyum saat menjawab pertanyaan redaksi. Di ruangan terpisah, sebanyak 84 anak yatim juga tampak riang dalam cara yang sama. “Saya senang ikut acara ini. Pembicaranya asyik-asyik. Banyak game-nya,” tutur Nur Shohib, anak asuh RCY yang juga siswa kelas 2 SMP Muhammadiyah 4 Surabaya.

Sementara itu Humas YDSF Wirawan Dwi berharap kegiatan ini selain dapat memberi nilai tambah untuk para peserta, juga bisa memberi stimulus untuk masyarakat dan pemerintah agar lebih peduli kepada mereka. ”Jika mereka berdaya secara mental spiritual ‘kan menguntungkan semua pihak,” cetus Wirawan.

Selanjutnya, Wirawan berharap program-program YDSF baik melalui Plasma maupun direktorat yang lain seperti Konsorsim Pendidikan Islam (KPI) atau Pusat Dakwah (Pusda) dapat semakin dirasakan manfaatnya untuk masyarakat. ”Karena komitmen kami adalah memberikan kepuasan yang optimal untyuk donatur dan mustahiq (yang dibantu),” tandasnya. (oqy)

 (Oki Aryono)


:: Yayasan Dana Sosial Al Falah ::
  | kirim ke teman | versi cetak |  

Berita lainnya >>

 
:: YAYASAN DANA SOSIAL AL FALAH ::
Newsroom
  Berita
 
 
 
 
 

 

:: YAYASAN DANA SOSIAL AL FALAH ::
designed by media JIFISA